Laporan SiteMinder: Permintaan Wisatawan Asing Meningkat, Pemesanan Hotel di Indonesia Diperkirakan Pulih pada September






Laporan SiteMinder: Permintaan Wisatawan Asing Meningkat


Hotel-hotel di Indonesia diperkirakan akan kembali mengalami pertumbuhan pada September mendatang. Hal ini terlihat dari data terbaru SiteMinder, platform teknologi untuk industri perhotelan terkemuka di dunia, yang menunjukkan adanya peningkatan pemesanan hotel setelah mengalami penurunan berturut-turut dari Juni hingga Agustus pada tahun sebelumnya. 


Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa wisatawan internasional menyumbang porsi pemesanan yang semakin besar sepanjang periode yang sama.


Temuan tersebut berasal dari laporan SiteMinder's Hotel Booking Trends, yang menunjukkan bahwa pemesanan hotel untuk September diperkirakan tumbuh 2,3% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. 


Sebelumnya, pemesanan hotel sempat menurun pada Juni (-4,5%), Juli (-4,6%), dan Agustus (-5,8%), sehingga secara keseluruhan permintaan selama pertengahan tahun turun 3,9%. Data ini diolah dari platform SiteMinder yang memproses lebih dari 135 juta pemesanan hotel setiap tahunnya.


Meski mengalami perlambatan di pertengahan tahun, industri perhotelan Indonesia tetap menunjukkan daya tahan yang kuat, terutama berkat tingginya minat wisatawan internasional. Selama periode Juni hingga September, yang memang menjadi musim ramai kunjungan wisatawan ke Indonesia, tamu internasional mendominasi pemesanan hotel. 


Peningkatan ini didorong oleh liburan musim panas di negara-negara belahan bumi utara serta liburan musim dingin di Australia. Pada tahun ini, wisatawan asing menyumbang 94,1% dari total pemesanan hotel, meningkat dari 93,3% pada 2025. Angka tersebut menempatkan Indonesia di posisi ketiga negara dengan proporsi wisatawan internasional tertinggi, setelah Singapura (97%) dan Thailand (96,6%).


Seiring meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara, harga kamar hotel juga ikut naik. Rata-rata wisatawan membayar US$226 per malam, meningkat 2% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Tarif tertinggi tercatat pada Juli, yaitu mencapai US$241 per malam. Tidak hanya itu, wisatawan juga menghabiskan waktu lebih lama saat menginap. Rata-rata tamu memesan hotel selama 3,1 malam, meningkat 3% dibandingkan tahun lalu. Durasi ini menjadi yang terpanjang di Asia, sejajar dengan Thailand.


“Kondisi pertengahan tahun yang cenderung lebih tenang tidak sepenuhnya menggambarkan situasi industri perhotelan di Indonesia. Di balik perlambatan tersebut, kami melihat permintaan dari wisatawan internasional tetap kuat, serta harga kamar dan lama menginap juga terus meningkat. Ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak mengurangi aktivitas bepergian, melainkan menjadi lebih selektif dalam menentukan destinasi dan waktu perjalanan mereka. Artinya, periode pertengahan tahun masih menyimpan peluang yang besar bagi hotel-hotel di Indonesia.”

Fifin Prapmasari, Country Manager SiteMinder Indonesia


Fifin menambahkan, “Untuk memanfaatkan peluang tersebut, hotel perlu memahami perubahan perilaku pasar dan mengetahui dari mana permintaan datang, sehingga dapat mengambil keputusan dengan cepat. Teknologi kini menjadi kebutuhan penting bagi industri perhotelan. Dengan teknologi yang tepat, hotel dapat memperoleh informasi pasar secara real time dan menyesuaikan strategi penjualan maupun distribusi kamar dengan lebih cepat ketika tren permintaan berubah.”


Tentang SiteMinder’s Hotel Booking Trends - Mid-Year Report


Edisi pertengahan tahun dari SiteMinder’s Hotel Booking Trends merupakan sumber informasi terkemuka mengenai pemesanan hotel di 22 destinasi wisata terkemuka di dunia, termasuk Indonesia. Laporan ini menganalisis pemesanan untuk masa menginap antara 1 Juni hingga 30 September 2026, dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025, serta didasarkan pada 135 juta pemesanan yang diproses setiap tahun melalui platform SiteMinder di lebih dari 53.000 hotel di seluruh dunia.


Tentang SiteMinder


SiteMinder (ASX:SDR) adalah perusahaan di balik SiteMinder, platform hotel commerce terdepan di dunia, serta Little Hotelier, software manajemen hotel all-in-one yang memudahkan operasional penyedia akomodasi skala kecil. Perusahaan global ini berkantor pusat di Sydney dengan kantor cabang di Bangkok, Barcelona, Berlin, Dallas, Galway, London, Manila, Kota Meksiko, dan Pune. Melalui teknologi inovatif dan ekosistem mitra terbesar di industri perhotelan global, SiteMinder menghasilkan lebih dari 135 juta reservasi setiap tahun dengan nilai pendapatan lebih dari A$85 meraih bagi pelanggan hotelnya di seluruh dunia.